FROM HERO TO ZERO

HOME > FROM HERO TO ZERO

"Ini adalah permulaan 'lagi', awal yang baru 'lagi', chapter yang baru 'lagi' dari sebuah fase yang baru pula." ujar Bondan ketika ditemui di sebuah event di Manado. Ia menceritakan tentang perjalanannya sebagai seorang soloist yang kini kembali meniti karir pasca vacuum-nya project bersama Fade2Black September 2013 lalu. Ia menyadari benar proses barunya ini, yang mana menurutnya, segala sesuatunya benar-benar mulai dari nol lagi. "Maksudnya dari nol itu saya harus menata ulang visi, misi dan tujuan akhir dari project solo ini, dan ini berarti perombakan besar-besaran dari sebuah big idea dan konsep dasarnya. Saya memang orang yang mengalir seperti air, tapi dalam waktu yang bersamaan, saya juga sekaligus penantang arus. Semua harus terkonsep, dan ini adalah ke-4 kalinya saya harus memulai segala sesuatunya dari awal lagi, dari bawah lagi, namun saya tetap berusaha menikmatinya." Ia merasakan tentang adanya suatu perubahan dan pergeseran yang luar biasa dari era teknologi analog ke digital, dan hal itu sangat mempengaruhi industri musik, terutama para pelaku pasar. "Kita harus mampu beradaptasi dengan keadaan, tapi bukan berarti juga harus menyerah dan bergabung dengan apa yang diinginkan oleh pasar, karena yang terpenting bagi saya adalah kejujuran dan ketulusan dalam berkarya, bila perlu ciptakan pasar walaupun itu berarti memakan waktu yang tidak singkat." tegasnya.

Selain membawakan lagu-lagu karyanya sendiri ketika di atas panggung, Bondan juga suka membawakan lagu-lagu karya orang yang ia aransemen ulang. "Karena saya baru memiliki 2 single (I Will Survive dan Generasiku) dan mini album pun belum juga di-release, jadi saya membawakan lagu-lagu karya orang lain yang dari dulu sangat saya ingin bawakan di atas panggung. Keinginan yang dari dulu belum kesampaian, dan sekarang lah kesempatannya." jelasnya. Lagu-lagu milik musisi dalam negeri seperti Tak Ingin Sendiri (Dian Pisesha), Kehidupan (Godbless), dan Bongkar (Iwan Fals), menjadi pilihan untuk diaransemen ulang dan dibawakannya. Dan lagu-lagu manca negara dari band-band papan atas seperti Red Hot Chili Peppers hingga Maroon 5 itu pun masuk ke dalam list lagu yang dimainkannya pada malam hari itu, tentunya dengan gaya Bondan Prakoso.

Ketika ditanya tentang langkah selanjutnya, Bondan pun menjawab "merilis Mini Album, Insya Allah April, ditunggu saja. Saya tidak mau terburu-buru, mari kita bersama-sama menikmati prosesnya, perjalanan masih panjang kawan." #SD/20/03/2014